Aditif Mortar Pengikat
- Beranda
- "
- Industri & Aplikasi
- "
- Mortar Campuran Kering
- "
- Aditif Mortar Pengikat
Mortar Pengikat
Bonding mortar adalah mortar khusus untuk merekatkan ubin, batu, atau bahan bangunan lainnya. Terdiri dari semen berkualitas tinggi, agregat pilihan, dan berbagai aditif bonding mortar seperti HPMC dan RDP. Ini memberikan ikatan yang tahan lama di antara berbagai substrat dan memastikan bahwa bahannya solid dan tidak rontok.
Jenis dan Efek dari Aditif Mortar Pengikat
Aditif yang umum digunakan dalam mortar pengikat antara lain:
- Mengentalkan dan menahan air: Mencegah mortar retak dan mengelupas saat mengering.
- Meningkatkan kemampuan kerja.
- Meningkatkan daya rekat.
- Meningkatkan kekuatan ikatan.
- Peningkatan ketahanan retak dan benturan.
- Peningkatan ketahanan terhadap air dan rembesan.
- Cocok untuk konstruksi pada permukaan vertikal untuk mencegah tergelincir.
- Meningkatkan kemampuan kerja dan daya sebar
Keuntungan dari Aditif Mortar Pengikat
- Ikatan yang ditingkatkan - Meningkatkan daya rekat antara mortar dan ubin serta substrat, mencegah terjadinya cekungan dan pengelupasan.
- Meningkatkan kinerja konstruksi - Meningkatkan retensi air dan fluiditas mortar, meningkatkan daya sebar dan efisiensi konstruksi.
- Fleksibilitas dan ketahanan retak yang lebih baik - Beradaptasi dengan perubahan suhu dan kelembapan di lingkungan yang berbeda, mencegah keretakan dan pengelupasan.
- Ketahanan air dan rembesan yang ditingkatkan - Cocok untuk lingkungan basah seperti dapur dan kamar mandi, memastikan ikatan yang tahan lama dan stabil.
Aplikasi Utama untuk Mortar Pengikat
Ubin dan Paving Batu
Bonding mortar banyak digunakan untuk merekatkan ubin, marmer, granit, dan batu buatan. Cocok untuk konstruksi dinding dan lantai. Pastikan material merekat dengan kuat dan mencegah terjadinya pengeroposan dan pengelupasan.
Sistem Insulasi Eksterior (EIFS)
Dalam EIFSmortar pengikat digunakan untuk merekatkan papan insulasi ke dinding bangunan. Hal ini juga meningkatkan soliditas dan daya tahan sistem secara keseluruhan.
Sistem Pemanas di Bawah Lantai
Bonding mortar digunakan untuk memperbaiki pipa pemanas dan lapisan pelindung pada sistem pemanas di bawah lantai. Ini memastikan stabilitas struktural sistem dan mencegah keretakan yang disebabkan oleh ekspansi dan kontraksi termal.
Perbaikan dan Penguatan
Sebagai bahan pengikat berkekuatan tinggi. Bonding mortar juga biasa digunakan untuk memperbaiki dan memperkuat struktur beton untuk meningkatkan kinerja keseluruhannya.
Pertanyaan Umum
T1: Berapa dosis HPMC yang direkomendasikan untuk aditif mortar berikat? Apa saja efek dari penggunaan yang berlebihan?
Dosis yang direkomendasikan adalah 1%-3% menurut berat bubuk kering mortar berikat (kebutuhan spesifik harus didasarkan pada formula aplikasi). Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan pemendekan waktu pembukaan mortar, penurunan kekuatan atau keretakan. Disarankan untuk melakukan uji sampel kecil terlebih dahulu untuk mengkonfirmasi efeknya sebelum digunakan dalam jumlah besar.
T2: Apakah aditif kompatibel dengan semua merek/jenis mortar pengikat?
Bahan aditif kompatibel dengan mortar berbahan dasar semen dan mortar yang dimodifikasi dengan polimer, tetapi hindari pencampuran dengan mortar yang mengandung asam kuat atau pelarut organik. Disarankan untuk melakukan uji kompatibilitas terlebih dahulu: ambil sedikit mortar + aditif dan amati apakah ada gumpalan, delaminasi, atau pemadatan yang tidak normal.
T3: Mengapa mortar pengikat cenderung gagal di lingkungan basah?
Mortar pengikat cenderung gagal di lingkungan basah, biasanya karena ketahanan air yang tidak mencukupi atau penyerapan air yang tinggi pada substrat, yang mengakibatkan daya rekat berkurang. Menambahkan RDP dapat meningkatkan ketahanan air dan fleksibilitas mortar, yang dapat mengurangi penyerapan air pada alas dan meningkatkan efek pengikatan.